PG. LESTARI Nganjuk Didemo Puluhan Petani Tebu

Petani tebu Nganjuk demo di pabrik tebu Lestari
Nganjuk - Jawa Timur
Mearindo, Merasa diperlakukan tidak adil, puluhan petani tebu Pabrik Gula (PG) Lestari Kabupaten Nganjuk dan puluhan sopir Truk tebu melakukan aksi protes dihalaman PG Lestari yang terletak di Ds. Lestari Kec. Patianrowo Kab. Nganjuk  Jawa Timur pada Selasa, 24 Juli 2018.

Aksi yang diikuti lebih dari 50 pendemo ini dipimpin langsing oleh DIDIK yang berkapasitas sebagai Ketua petani tebu Pabrik Gula (PG) Lestari selama sekitar dua jam mulai pukul 10.00 s.d 12.00 WIB.

Dalam orasinya, Didik yang merupakan ketua petani tebu Nganjuk menyampaikan bahwa petani tebu menuntut randemen minimal 7,5 % yang selama ini hanya 6,5 % padahal mutu tebu tahun ini sangat bagus kwalitasnya.

Selain itu massa juga meminta adanya perlakuan PG lebih berpihak pada petani tebu lokal wilayah Nganjuk. Menurut pengakuan peserta demo mengatakan bahwa akhir - akhir ini ada indikasi sopir tebu luar yang menyerobot di luar jam yang sudah di tentukan sehingga tidak sesuai perjanjian dari pihak sopir sebelumnya.


"Kami menuntut randemen minimal 7,5 % yang selama ini hanya 6,5 % padahal mutu tebu tahun ini sangat bagus kwalitasnya. Selain itu kami juga menagih janji PG agar lebih berpihak pada sopir lokal sehingga kami meminta untuk sopir tebu lokal masuk di PG Lestari pukul 07.00 s.d 19.00 WIB dan untuk sopir tebu luar wilayah PG Lestari masuk PG Lestari mulai pukul 19.00 s.d 07.00 WIB, " kata Didik

Saat menemui para pendemo, SON HAJI SP yang menjabat Jendral Manager PG. Lestari berjanji akan menindaklanjuti tuntutan dari para aksi petani tebu dan sopir truk tersebut.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak - pihak terkait untuk memenuhi tuntutan para aksi damai sesuai perjanjian atau kesepakatan mulai awal buka giling",kata SON HAJI

Setelah orasi dan mediasi berjalan lancar, masa aksi kemudian membubarkan diri, dan demo tersebut mendapat pantauan TNI AD dari koramil Patianrowo yang dipimpin Serka Ariadi (Baminkomsos Koramil 0810/07 Patianrowo) mengantisilasi hal - hal yang tidak diinginkan. (Edy/Ad)

SHARE THIS

Author:

Jurnalis

0 comments: